Berapa kali ganti pembalut dalam sehari? Simak jawabannya berikut ini!

Berapa kali ganti pembalut dalam sehari? Simak jawabannya berikut ini! 

  • May 13, 2022
Berapa kali ganti pembalut dalam sehari? Simak jawabannya berikut ini!

Salah satu bentuk cinta terhadap diri sendiri adalah dengan menjaga kesehatan reproduksi wanita. Sangat penting kesehatan vagina tetap terawat dengan baik agar tidak muncul risiko penyakit berbahaya. 

Salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah merawat area vagina tetap sehat dan nyaman selama haid dengan merutinkan mengganti pembalut. Lantas berapa kali wanita harus ganti pembalut dalam sehari? Berikut ini adalah ulasannya.

Bagaimana cara menjaga kebersihan pembalut?

Selama menstruasi, menjaga kebersihan pembalut sangat penting untuk kesehatan vagina. Di bawah ini beberapa cara menjaga kebersihan pembalut yang bisa kamu lakukan:

  • Rutin ganti pembalut minimal 4 hingga 6 jam sekali 
  • Tidak bergantian dengan orang lain menggunakan pembalut sekali pakai
  • Cuci pembalut kain dengan bersih
  • Gunakan menstrual cup yang sesuai ukuran tubuh dan bersihkan sebelum memakai kembali
  • Buang bekas pembalut dengan rapi dan buang di tong sampah

Ganti pembalut sebaiknya berapa jam sekali?

Menurut riset, wanita sebaiknya mengganti pembalut secara berkala agar vagina tetap bersih. Rentang waktu terbaik adalah 4 hingga 6 jam sekali pemakaian pembalut. Namun, waktu tersebut bisa disesuaikan lagi dengan volume darah haid yang keluar. 

Dilansir dari KidsHealth, wanita disarankan mengganti pembalut tiap tiga sampai empat jam sekali. Sedangkan waktu yang paling lama untuk mengganti pembalut adalah enam jam. Pembalut yang digunakan lebih dari lima jam, biasanya berbau tidak sedap. Oleh karena itu, sebelum bau tersebut muncul, sebaiknya kamu segera ganti pembalut.

Baca Artikel Lainnya : Yuk, Intip Macam-Macam Pembalut Menstruasi Berikut Ini

Mengganti pembalut saat malam hari

Meski mengganti pembalut yang ideal adalah 3 hingga 4 jam sekali, kamu bisa menyesuaikan kembali saat beranjak tidur. Tentunya kamu tidak nyaman jika harus terbangun beberapa kali selama tidur. Untuk menghindari tersebut, kamu bisa mengganti pembalut sebelum tidur.

Mengganti pembalut sebelum tidur bisa membantu kamu terhindar dari kebocoran selama tidur. Kamu bisa segera ganti pembalut setelah bangun tidur. Pastikan tidurmu tetap nyenyak dengan mengganti pembalut sebelum tidur.

Mengganti pembalut kain dalam sehari

Apakah kamu menggunakan pembalut kain? Sebaiknya kamu juga memperhatikan penggantian pembalut kain dalam sehari. Sebenarnya tidak ada perbedaan peraturan penggunaan pembalut kain dengan pembalut biasa yaitu 4-6 jam sekali.

Sebelum kamu mencuci pembalut kain, pastikan kamu telah menyiapkan pembalut kain atau pembalut lainnya untuk digunakan saat sedang mencuci pembalut kain tersebut. Cuci pembalut kain benar-benar bersih dari bekas darah haid. Setelah itu jemur pembalut kain hingga kering.

Apa yang terjadi jika jarang ganti pembalut dalam sehari?

Jarang ganti pembalut dalam sehari akan muncul beberapa risiko, yaitu: 

  • Bau tidak sedap muncul dari vagina
  • Infeksi bakteri
  • Muncul risiko penyakit pada organ intim

Risiko di atas tidak akan terjadi jika kamu rutin ganti pembalut dalam sehari. Oleh karena itu, jangan lupa sering ganti pembalut minimal 3 atau 4 jam hingga 6 jam sekali.

Apa Itu Pelecehan Seksual? Kenali di Sini

  • May 5, 2022

Saat ini, istilah pelecehan seksual banyak dibicarakan. Baik di pemberitaan koran dan televisi maupun media sosial. Sudahkah kamu tahu apa itu pelecehan seksual?

Kalau belum tahu, artikel ini akan memberitahumu apa itu pelecehan seksual. Simak artikel ini baik-baik, sebab kamu harus tahu tentang pelecehan seksual agar bisa melindungi diri sendiri.

Apa Itu Pelecehan Seksual? Ini Artinya

Apa itu pelecehan seksual? Pelecehan seksual adalah perilaku seksual yang dilakukan orang lain terhadapmu tanpa izin. Perilaku itu tidak hanya terbatas pada perilaku fisik, tetapi juga perilaku verbal. Pelecehan seksual bisa terjadi secara eksplisit maupun implisit. Apapun bentuknya, pelecehan seksual membuatmu merasa terhina, tersinggung, atau terintimidasi.

Pelecehan seksual tidak mengenal tempat dan waktu. Pelecehan bisa terjadi di lingkungan kerja, pertemanan, keluarga, atau sekolah. Kamu bisa mengalaminya ketika sedang berkumpul dengan orang yang kamu kenal baik atau bahkan ketika kamu sedang di ruang publik tanpa mengenal siapapun.

Pelecehan seksual juga bisa terjadi pada siapa saja. Baik perempuan dan laki-laki, keduanya bisa menjadi korban pelecehan seksual.

Bentuk Pelecehan Seksual

Pelecehan seksual memiliki beragam bentuk yang perlu kamu waspadai. Menurut PBB, pelecehan seksual meliputi:

  • Pemerkosaan dan kekerasan seksual, termasuk juga percobaan pemerkosaan dan kekerasan seksual.
  • Catcalling, yaitu ekspresi verbal bernada menggoda yang tidak diinginkan. Contohnya adalah siulan atau panggilan.
  • Pelukan, ciuman, sentuhan, dan belaian yang dipaksakan.
  • Paksaan untuk kencan atau berhubungan seksual.
  • Lelucon, komentar, dan ejekan seksual yang tidak diinginkan.
  • Pesan atau telepon bersifat seksual yang tidak diharapkan.
  • Panggilan sayang yang dilakukan tanpa izin.
  • Gerakan atau ekspresi seksual yang dilakukan tanpa izin. Misalnya tatapan menggoda, kedipan mata, menjilat bibir, dan melempar ciuman.
  • Pertanyaan tentang kehidupan seksual yang bersifat pribadi dan tidak kamu harapkan.
  • Memberi tahu orang lain tentang kehidupan seksualmu tanpa izin.

Dampak Pelecehan Seksual pada Korban

Selain mengetahui apa itu pelecehan seksual, kamu juga harus tahu dampak pelecehan seksual.

Ketika kamu menerima pelecehan seksual, kamu akan mengalami berbagai emosi. Kamu mungkin akan merasa malu, kesal, takut, dan sedih. Perasaan tersebut kemudian bisa berubah menjadi stress, depresi, anxiety, hingga trauma.

Pelecehan seksual tidak hanya berdampak pada kesehatan mental, tetapi juga kesehatan fisik. Gejala masalah fisik yang bisa dialami korban pelecehan seksual misalnya pusing, nyeri tubuh, berat badan bertambah atau berkurang drastis, sulit tidur, hingga tekanan darah dan gula darah yang tinggi.

Apa yang Bisa Kamu Lakukan jika Menerima Pelecehan Seksual?

Jika kamu menerima pelecehan seksual, apa yang bisa kamu lakukan? Tentunya kamu harus melapor. Namun, sebelumnya lakukan langkah-langkah di bawah ini terlebih dahulu.

  1. Tidak menyalahkan diri sendiri

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah tidak menyalahkan diri sendiri. Kamu tidak perlu merasa bersalah atau merasa tidak berharga jika kamu menerima pelecehan seksual. Ingat bahwa kamu adalah korban, bukan pelaku.

  1. Mengumpulkan bukti

Sebelum melapor, jangan lupa untuk mengumpulkan bukti. Baik bukti fisik ataupun digital, keduanya bisa memperkuat laporanmu.

  1. Jangan takut cerita pada orang terdekat

Kamu juga tidak perlu merasa sendiri. Maka, jangan takut untuk bercerita pada orang yang bisa kamu percayai. Dalam kondisi terpuruk, kamu butuh dukungan dari orang baik yang bersedia mendampingi dan membantumu.

Jika kamu masih merasa sedih atau takut dan butuh bantuan profesional, kamu juga bisa bercerita ke psikolog. Psikolog bisa membantumu merasa lebih baik, sehingga kamu siap untuk langkah selanjutnya.

  1. Mendatangi P2TP2A

Semua alur laporan pelecehan seksual ini mungkin terasa asing bagimu. Tidak perlu bingung, kamu bisa melapor ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan (P2TP2A). Mereka bisa membantu mendampingi hingga kasus selesai.

  1. Melapor ke polisi atau SAPA129

Langkah terakhir adalah melapor ke polisi atau ke call centre Sahabat Perempuan dan Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (SAPA129). Ceritakanlah pelecehan yang kamu alami dengan selengkap mungkin dan lampirkan bukti.

Setelah membaca artikel tentang apa itu pelecehan seksual ini, semoga kamu semakin paham tentang pelecehan seksual. Dengan mengenal pelecehan seksual, kamu tak perlu lagi takut atau merasa bersalah jika menerima pelecehan.

Hormon Menjadi Penyebab Sakit Kepala pada Wanita

  • April 26, 2022

Kamu pasti pernah mendengar bahwa wanita merasakan sakit kepala lebih sering dibandingkan pria. Ternyata, hormon menjadi penyebab sakit kepala pada wanita. Berikut penjelasan mengenai hormon dan sakit kepala pada wanita!

Bagaimana Hormon Bisa Menyebabkan Sakit Kepala?

Wanita bisa menyalahkan hormon sebagai penyebab sakit kepala yang mereka alami. Hormon yang dimaksud adalah hormon estrogen. Tingkat estrogen yang berfluktuasi bisa berkontribusi berkontribusi pada perkembangan sakit kepala kronis atau migrain.

Ahli saraf mengatakan bahwa pada masa kanak-kanak, pria akan lebih sering merasakan migrain, namun setelah ada pengaruh hormon estrogen, maka saat itulah wanita akan mulai merasakan sakit kepala yang lebih sering.

Estrogen mengatur sistem reproduksi wanita serta mengontrol zat kimia di otak yang memengaruhi sensasi rasa sakit. Penurunan kadar estrogen bisa menyebabkan sakit kepala, biasanya dalam bentuk migrain yang berlangsung 4 – 72 jam.

Sakit kepala akibat hormon pada wanita mulai terjadi saat mereka mengalami menstruasi dan akan mulai berkurang lagi setelah menopause. Jadi, sangat penting bagi kamu untuk melihat apakah siklus menstruasi kamu mempengaruhi sakit kepala atau tidak. Cobalah untuk menandai pada kalender untuk melacak kapan gejala migrain dimulai.

Jenis sakit kepala yang paling umum bagi wanita adalah migrain. Gejala migrain, yaitu nyeri di satu sisi kepala, rasa sakit diperparah oleh aktivitas fisik, mual, penglihatan agak kabur, dan paling lama berlangsung 3 hari.

Kapan Sakit Kepala Akibat Hormon Biasa Terjadi?

Apabila hormon menjadi penyebab sakit kepala pada wanita, maka kamu bisa memprediksinya kapan hal tersebut akan terjadi. Akan terjadi ketika fluktuasi hormon terjadi dramatis, contohnya di beberapa waktu ini:

  • Sebelum menstruasi: Terjadi karena kadar estrogen turun untuk mempersiapkan rahim untuk menstruasi.
  • Selama masa kehamilan: Tingkat estrogen meningkat dengan cepat terutama pada trimester pertama guna membantu rahim serta plasenta mentransfer nutrisi untuk perkembangan janin.
  • Setelah melahirkan: Tingkat estrogen akan turun karena sudah tidak diperlukan lagi untuk mendukung kehamilan.
  • Selama perimenopause dan menopause: Akan terjadi fluktuasi kadar hormon agar tubuh bersiap mematikan indung telur.

Pemicu Sakit Kepala Lainnya

Sakit kepala pada wanita tak hanya disebabkan oleh hormon, namun bisa timbul oleh faktor lainnya juga. Beberapa pemicu munculnya sakit kepala pada wanita selain hormon, yaitu:

  • Kecemasan: Ketika kamu merasa cemas, kamu akan stress yang berujung timbulnya sakit kepala.
  • Silau: Kecerahan dari layar komputer atau ponsel yang terlalu tinggi bisa membuat mata sakit dan membuat sakit kepala.
  • Kebisingan: Suara yang keras dan berulang terus-menerus juga bisa membuat telinga dan kepala sakit.
  • Pola makan dan tidur: Ada orang yang sakit kepala karena belum makan dan kurang tidur. Namun ada juga yang sakit kepala akibat kebanyakan tidur.
  • Pengobatan: Resep tertentu dapat memicu timbulnya sakit kepala.
  • Aktivitas fisik: Aktivitas berlebihan bisa menyebabkan pembengkakan pembuluh darah di kepala, leher, serta kulit kepala, sehingga bisa menyebabkan sakit kepala.
  • Kurangnya aktivitas fisik: Gaya hidup yang tidak aktif juga bisa menyebabkan sakit kepala.
  • Sikap: Posisi kepala yang lebih rendah dibandingkan badan atau kaki mengakibatkan sakit kepala. Duduk dengan tegak bisa menghindari sakit kepala.
  • Sensitivitas makanan: Beberapa makanan atau minuman melepaskan neurotransmiter yang bisa menyebabkan migrain. Pemicu umumnya adalah kafein, coklat, alkohol, serta aspartam.
  • Dehidrasi: Kekurangan cairan bisa menyebabkan beberapa jenis sakit kepala, jadi penting untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh, bagi orang dewasa 2L sehari.

Itulah pembahasan mengenai hormon yang menjadi penyebab sakit kepala pada wanita. Sakit kepala akibat hormon biasanya terjadi saat sebelum menstruasi, selama kehamilan, setelah melahirkan, dan perimenopause juga menopause.

cara menjaga kesehatan reproduksi di masa pubertas

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Reproduksi pada Masa Pubertas? Simak Ini!

  • April 4, 2022

Menjaga kesehatan reproduksi tidak semata-mata menyiram air bersih setiap buang air. Tetapi juga dengan cara-cara lain agar alat reproduksi tetap sehat. 

Lantas apakah ada perbesaan menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas? Cari tahu jawabannya di bawah ini. 

Apa itu pubertas? 

Pubertas adalah tanda fisik pada anak mengalami perubahan menuju tubuh dewasa. Di tahap ini anak akan mengalami perubahan yang signifikan terutama bagian tubuh. Pubertas akan dimulai pada anak-anak pada usia 10 hingga 19 tahun. Penyebab pubertas terjadi karena ada bagian kelenjar dekat otak mengirim sinyal pada tubuh untuk melepaskan hormon. 

Perubahan ciri pubertas pada perempuan

Anak-anak laki-laki dan perempuan akan mengalami perubahan ciri fisik dan biologis memasuki masa pubertas. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh hormon. 

Perempuan memiliki ciri pubertas yang paling menonjol. Berikut adalah perubahan ciri fisik dan biologis pada perempuan saat memasuki masa pubertas:

  • Tumbuh payudara dan terasa sakit
  • Muncul rambut-rambut di area ketiak dan area alat kelamin
  • Wajah mudah berjerawat
  • Perubahan suasana hati yang cepat dan tak menentu
  • Mengalami masa menstruasi
  • Bentuk pinggul lebih besar
  • Mulai mengenal privasi

Apa itu menstruasi? 

Menstruasi adalah siklus reproduksi wanita yang terjadi setiap bulan dengan mengeluarkan darah dari vagina. Menstruasi terjadi karena adanya pelepasan sel telur yang bergerak ke rahim melalui saluran tuba. 

Menstruasi juga terjadi karena tidak adanya pembuahan oleh sperma. Lapisan pada rahim mengalami penebalan yang kemudian luruh dalam bentuk darah dan keluar menuju vagina. 

Cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas

Lantas, bagaimana cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas? Ini dia jawabannya. 

  • Tidak merokok dan minum alkohol
  • Memiliki pola hidup yang seimbang
  • Menggunakan pembalut yang tepat
  • Mengganti pembalut secara rutin
  • Meningkatkan konsumsi magnesium dan kalsium
  • Membersihkan alat kelamin
  • Memakai celana dalam yang benar
  • Tidak sembarangan berhubungan badan
  • Jaga berat badan
  • Istirahat yang cukup
  • Melakukan olahraga secara teratur
  • Menjaga kebersihan saat menstruasi
  • Memiliki pengetahuan tentang kontrasepsi

Nah, itu adalah bagaimana cara menjaga kesehatan reproduksi pada masa pubertas. 

pembalut wanita

Yuk, Intip Macam-Macam Pembalut Menstruasi Berikut Ini

  • December 21, 2021

Jika kita membahas mengenai menstruasi, tentunya tidak akan pernah bisa lepas dari pembalut. Pembalut adalah barang yang wajib dimiliki wanita pada saat menstruasi. Wanita pada umumnya akan mengalami menstruasi setiap bulannya, dan untuk membantu produktivitas wanita, diperlukan pembalut yang memiliki daya serap tinggi.

Oleh karena itu, wanita harus mengetahui macam-macam pembalut yang ada di pasaran agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan harian kita. Berikut adalah berbagai macam pembalut yang wajib kamu ketahui.

Berbagai macam pembalut yang umum untuk wanita
Pembalut wanita biasanya digolongkan menjadi dua jenis, yaitu pembalut sekali pakai dan pembalut cuci ulang. Apa saja perbedaannya?

  1. Pembalut cuci ulang
    Pembalut cuci ulang atau yang biasa disebut sebagai reusable sanitary pads adalah pembalut berbahan kain yang terbuat dari katun, sutra, rami, atau kain terry. Pembalut kain cuci ulang juga ada yang sudah dilengkapi dengan sayap agar meningkatkan kenyamanan saat digunakan. Biasanya pembalut kain cuci ulang dapat digunakan selama 2 tahun.
  2. Menstrual cup
    Menstrual cup tergolong sebagai pembalut cuci ulang karena dapat digunakan untuk jangka panjang. Menstrual cup berbentuk seperti corong, bersifat fleksibel, dan dapat menampung darah menstruasi hingga 30 ml. Masa penggunaan menstrual cup jika dibersihkan secara baik dapat bertahan hingga beberapa tahun.
  3. Pembalut sekali pakai
    Seperti namanya, pembalut sekali pakai hanya dapat digunakan satu kali dan sangat tidak dianjurkan untuk digunakan dalam jangka waktu lama. Pembalut sekali pakai biasanya terdiri dari beberapa lapisan agar dapat melakukan penyerapan dengan sempurna.

Lapisan pembalut sekali pakai pada bagian atas biasanya terdapat plastik berpori yang dirancang untuk membuat kelembaban kulit tetap terjaga, kemudian bantalan kapas di bagian tengah, dan lapisan plastik perekat di bagian bawah. Ketika pembalut sekali pakai sudah penuh, segera ganti pembalut agar terhindar dari infeksi dan pertumbuhan kuman bakteri di area vagina.

  1. Tampon
    Tampon adalah golongan pembalut sekali pakai yang berbentuk seperti silinder dan terbuat dari bantalan kapas dengan tali penarik di ujungnya.

Tampon memiliki daya serap kecil hingga sedang untuk menyerap darah menstruasi di dalam vagina. Biasanya tampon dapat digunakan selama 4-5 jam dalam sekali pakai.

Kenali ukuran dan variasi pembalut berikut ini
Selain macam-macam pembalut yang wajib diketahui wanita, terdapat juga ukuran serta variasi pembalut yang dapat disesuaikan. Antara lain:

  1. Panty liners
    Panty liners adalah pembalut sekali pakai yang berbentuk persegi panjang, kecil, dan tipis serta memiliki daya serap yang sedikit. Oleh sebab itu, panty liners hanya cocok digunakan saat darah haid sedikit atau berupa flek.
  2. Pembalut Ultra-thin
    Pembalut ultra-thin adalah pembalut yang dirancang sangat tipis agar meningkatkan kenyamanan wanita saat beraktivitas.
  3. Pembalut maxi-super
    Pembalut maxi-super biasanya memiliki daya serap besar yang cocok digunakan untuk menstruasi sedang hingga berat.
  4. Pembalut Night
    Pembalut night adalah pembalut yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan saat digunakan di malam hari dan meminimalisir terjadinya kebocoran saat tidur.
  5. Pembalut bersayap
    Pembalut bersayap biasanya memiliki tambahan ekstra di bagian kanan dan kiri pembalut yang menyerupai sayap. Fumgsi sayap ini adalah untuk mencegah terjadimya kebocoran dan meningkatkan keleluasaan aktivitas harian.

Nah, jika kamu sudah mengetahui macam-macam jenis pembalut serta variasinya, kini kamu tidak perlu khawatir lagi untuk memilih pembalut yang tepat dan nyaman untuk digunakan dalam beragam kondisi. Ingat, selalu jaga kebersihan organ intim agar terhindar dari infeksi kuman yang berbahaya.